Artikel

Pengaturan Pencegahan Penularan COVID-19 dalam Menghadapi New Normal

30 Mei 2020 05:21:02  Ade  236 Kali Dibaca  serba-serbi

Sanggi.id - Pemerintah sendiri saat ini juga sudah menyiapkan 'aturan' untuk menjalani new normal atau kernomalan baru. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah menyiapkan protokol kesehatan terkait kehidupan ne normal lewat Surat Edaran nomor HK.02.01/MENKES/335/2020 tentang pencegahan penularan virus Corona di tempat kerja sektor usaha dan perdagangan dalam mendukung keberlangsungan usaha.

"Perlu dilakukan pengaturan pencegahan penularan COVID-19 terhadap pengelola tempat kerja, pelaku usaha, pekerja, pelanggan/konsumen dan masyarakat yang terlibat pada sektor jasa dan perdagangan (area publik) melalui adaptasi perubahan pola hidup pada situasi COVID-19 (New Normal). Dengan menerapkan protokol ini diharapkan dapat meminimalisir risiko dan dampak pandemi COVID-19 pada usaha sektor jasa dan perdagangan (area publik) dimana terdapat potensi penularan COVID-19 akibat berkumpulnya sejumlah/banyak orang dalam satu lokasi," demikian hal yang menjadi alasan Terawan dalam mengeluarkan surat edaran ini.

Berikut pengaturan pencegahan penularan COVID-19 dalam menghadapi new normal atau kenormalan baru:

1. Bagi Pengurus atau Pengelola Tempat Kerja/Pelaku Usaha pada Sektor Jasa dan
Perdagangan (Area Publik)

  1. Melakukan pembersihan dan disinfeksi secara berkala di area kerja dan area
    publik (mendisinfeksi fasilitas umum yang sering disentuh publik setiap 4 jam
    sekali).
  2. Menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai dan mudah diakses oleh
    pekerja dan konsumen/pelaku usaha.
  3. Pastikan pekerja memahami perlindungan diri dari penularan COVID-19
    dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
  4. Melakukan pengecekan suhu badan bagi seluruh pekerja sebelum mulai
    bekerja dan konsumen/pelaku usaha di pintu masuk. Jika ditemukan pekerja
    dengan suhu >37,30C (2 kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit), tidak
    diperkenankan masuk dan diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.
  5. Mewajibkan pekerja dan pengunjung menggunakan masker.
  6. Memasang media informasi untuk mengingatkan pekerja, pelaku usaha,
    pelanggan/konsumen dan pengunjung agar mengikuti ketentuan pembatasan
    jarak fisik dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir/hand sanitizer
    serta kedisiplinan menggunakan masker.
  7. Melakukan pembatasan jarak fisik minimal 1 meter:
    1 Memberikan tanda khusus yang ditempatkan di lantai area padat
    pekerja seperti ruang ganti, lift, dan area lain sebagai pembatas jarak
    antar pekerja.
    2 Pengaturan jumlah pekerja yang masuk agar memudahkan penerapan
    menjaga jarak.
    3 Pengaturan meja kerja, tempat duduk dengan jarak minimal 1 meter.
    Melakukan upaya untuk meminimalkan kontak dengan pelanggan:
    4 Menggunakan pembatas/partisi (misalnya flexy glass) di meja atau
    counter sebagai perlindungan tambahan untuk pekerja (kasir, customer
    service dan lain-lain).
    5 Mendorong penggunaan metode pembayaran non tunai (tanpa kontak
    dan tanpa alat bersama).
    Mencegah kerumunan pelanggan, dapat dilakukan dengan cara:
    6 Mengontrol jumlah pelaku usaha/pelanggan yang dapat masuk ke
    sarana ritel untuk membatasi akses dan menghindari kerumunan.
    7 Menerapkan sistem antrian di pintu masuk dan menjaga jarak minimal 1
    meter.
    8 Memberikan tanda di lantai untuk memfasilitasi kepatuhan jarak fisik,
    khususnya di daerah yang paling ramai, seperti kasir dan customer
    service.
    9 Menerima pesanan secara daring atau melalui telepon untuk
    meminimalkan pertemuan langsung dengan pelanggan. Jika
    memungkinkan, dapat menyediakan layanan pesan antar (delivery
    services) atau dibawa pulang secara langsung (take away).
    10 Menetapkan jam layanan, sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan
    pemerintah daerah setempat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

2. Bagi Pekerja

  1. Pastikan dalam kondisi sehat sebelum berangkat bekerja. Pekerja yang
    mengalami gejala seperti demam/batuk/pilek/sakit tenggorokan disarankan
    untuk tidak masuk bekerja dan memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan
    kesehatan jika diperlukan.
  2. Jaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, atau menggunakan hand sanitizer.
  3. Hindari tangan menyentuh area wajah seperti mata, hidung atau mulut.
  4. Tetap memperhatikan jaga jarak/physical distancing minimal 1 meter saatberhadapan dengan pelaku usaha atau rekan kerja pada saat bertugas.
  5. Menggunakan pakaian khusus kerja dan mengganti pakaian saat selesai bekerja.
  6. Gunakan masker saat berangkat dan pulang dari tempat kerja serta selama berada di tempat kerja.
  7. Segera mandi dan berganti pakaian sebelum kontak dengan anggotakeluarga di rumah. Bersihkan handphone, kacamata, tas, dan barang lainnyadengan cairan desinfektan.

3. Bagi Konsumen/Pelanggan

  1. Selalu menggunakan masker selama berada di area publik
  2. Jaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan
    air mengalir atau menggunakan hand sanitizer.
  3. Hindari menyentuh area wajah seperti mata, hidung dan mulut.
  4. Tetap memperhatikan jaga jarak/physical distancing minimal 1 meter dengan
    orang lain.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Aparatur Desa

Back Next

JADWAL SHOLAT & IMSAK

  • Imsak: Imsak:
    Subuh: Subuh:
    Terbit: Terbit:
    Dhuha: Dhuha:
    Dzuhur: Dzuhur:
    Ashar: Ashar:
    Maghrib: Maghrib:
    Isya: Isya:

Peta Desa

Kantor Desa Sanggi

Komentar Terkini

Arsip Artikel

Info Media Sosial

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:67
    Kemarin:258
    Total Pengunjung:99.528
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:3.91.92.194
    Browser:Tidak ditemukan